5 Bocor Halus Keuangan ala Emak-emak. Hayo Ngaku deh, Pasti Pernah Kecolongan~

By | January 13, 2021

Ingin irit jadi malahan boros! Itu yang berlangsung jika ibu tidak cermat waktu memisah pengeluaran yang mana penting dan yang mana sesungguhnya tidak butuh-butuh sangat. Pengeluaran boros yang tidak tersangka atau tidak demikian kasat mata ini umumnya disebutkan ‘bocor lembut keuangan‘, yang mana keliatannya sedikit tetapi jika ditopangk-tumpuk jadi cukup juga.

Ibu-ibu yang umumnya jadi manager keuangan dalam rumah tangga bisa saja salah satunya aktor ‘bocor halus’ yang biasanya tidak sadar jika dianya ialah aktor. Berasa irit, ngejar diskonan walau sebenarnya jika dihitung-hitung selisihnya malahan jadi boros. Misalkan saja, 5 bocor lembut di bawah ini. Coba diingat kembali, bulan ini telah lakukan yang mana? Hehe…

Sering kali berbelanja shampo atau sabun yang kembali promosi membeli 2 gratis 1 walau sebenarnya sebenarnya satu bulan hanya perlu 1. Ya terkadang dapat sich buat sampai bulan kedepan, jika kebenaran produknya betul-betul sesuai keperluan. Permasalahannya, biasanya berbelanja buy 1 get 1 free ini ialah produk yang sesungguhnya kita tidak begitu penting untuk membeli, misalkan mangkuk keramik lucu atau produk merek baru yang kita sesungguhnya tidak demikian pas. Bahkan juga sesungguhnya jika kita tidak membeli juga tidak akan mengusik rutinitas rumah tangga.

Siapa di sini yang sering kali hampir kalap jika ada gratis sesuai berbelanja minimum sekian-sekian? Rutinitas ini jika dilanjutkan membuat kita jadi membeli barang tidak sama keperluan lo. Yang aslinya kita tidak perlu barang A, jadi kebeli dech karena untuk bisa promosi. Yang aslinya kita bayar hanya 100 beberapa ribu, melonjak jadi 200 beberapa ribu. Huft.

Membeli makan atau makan di luar kadang-kadang tidak apa-apa. Tetapi jika jadi kegiatan rutin, tidak boleh bingung jika upah jadi geret selalu 🙁

Membeli mainan bagus benar-benar mahal pada awal, tetapi pikirkan masalah faedah dan ketahanan penggunaannya. Daripada membeli mainan 10 beberapa ribu tetapi sekali banting hancur, mending yang 100 ribu tetapi tahan lama dan dapat diturunkan sampai ke adik-adiknya nantinya.