Langkah Mudah Menanam Bunga Gladiol

By | November 27, 2020

Bunga gladiol tersusun dalam sebuah tandan yang datang dari sumbu terminal. Kuntum bunga sejumlah 8 atau bisa lebih dan memiliki diameter senilai 12—18 cm. Bunga gladiol kerap ditanamkan selaku tanaman hias atau bunga potong dan udah dibudidayakan semenjak 500 tahun lalu. Anda dapat menanam bunga gladiol sendiri di pekarangan buat kebutuhan individu atau dikomersilkan.

menanam bunga gladiol

Bunga gladiol kerap digabungkan dengan bunga potong yang lain dalam sebuah serangkaian bunga. Bunga ini bisa berada di dalam temperatur kamar sepanjang 4 hari.

Menanam bunga gladiol seharusnya dikerjakan pada ketinggian 600—1.400 mdpl dengan keadaan tanah yang lempung dan berpasir. pH tanah yang diperlukan kira-kira 5—6,5 dengan temperatur udara kira-kira 10—25°C. Tanah yang dipakai seharusnya berdrainase baik dan memperoleh cahaya matahari secara penuh.

Di masa inisiasi bunga sampai daun keenam atau ketujuh ada, tanaman memerlukan intensif sinar matahari yang cukup. Bila kekurangan, tanaman akan tumbuh tidak normal. Saat itu, intensif sinar yang terlampau tinggi bisa menimbulkan bunga jadi kering.

Tanaman dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif. Perbanyakan secara vegetatif bisa dikerjakan lewat subang, anak subang, atau kultur jaringan. Buat perbanyakan generatif, dapat dikerjakan lewat biji. Namun, perbanyakan generatif lebih dikerjakan buat pemuliaan lantaran tanaman gladiol yang ditanamkan lewat biji adalah tanaman heterozigote yang bisa menciptakan turunan yang paling banyak ragam.

Gladiol ditanamkan dalam guludan dalam jarak tanam kira-kira 20 cm × 20 cm. Buat satu hektar area, Anda memerlukan bibit kurang lebih sampai 150.000 subang. Penanaman subang seharusnya dikerjakan sampai sedalam 10—15 cm buat menghalang tanaman ambruk saat hujan.

Subang tanaman yang siap ditanamkan langsung bisa Anda tanam. Tapi, bila Anda kuatir dengan keadaan subang itu, seharusnya rendam lebih dahulu sepanjang 15—30 menit dengan fungisida dan insektisida. Jumlah yang dipakai mesti sesuai petunjuk.

Kasih pupuk N 100 kg/hektar, P 150 kg/hektar, dan K 200 kg/hektar. Pupuk Nitrogen dikasihkan 3x ketika daun ke-2 dan ke-3 udah tercipta, waktu primodia bunga ada, dan selesai tanaman berbunga.
Janganlah lupa buat sering-sering mengerjakan penyiangan gulma yang bisa menimbulkan kerugian tanaman. Cermati keadaan tanaman agar menemukan lebih awal gempuran hama dan penyakit.