Cara Menyiram Bonsai Dengan Baik Dan Benar

By | November 27, 2020

Cara Menyiram Bonsai Bonsai jadi satu diantara alternatif tanaman hias yang udah diminati mulai sejak dulu kala. Satu diantara perawatan yang perlu dijalankan untuk mendapat pohon yang baik ialah penyiraman. Menyirami pohon bonsai mesti dijalankan secara benar supaya tak menghancurkan sisi pohon lainnya.

menyirami pohon bonsai
Bonsai tak sekadar tanaman hias yang dapat memperbanyak nilai kecantikan pada pojok rumah. Bonsai sebagai seni yang dibentuk dengan rasa sabar serta kesabaran yang tinggi. Oleh karenanya, tiap babak perawatan mesti dijalankan dengan berhati-hati, tergolong menyirami bonsai.

Bonsai sebagai tanaman yang butuh matahari, angin, serta air untuk hidup. Tanaman yang ditanamkan dalam pot akan terbatas untuk mendapat air. Oleh karenanya, penyiraman mesti dijalankan secara teratur serta teratur.

Untuk bonsai masih mempunyai ukuran kecil, penyiraman butuh dijalankan sekitar kedua kalinya satu hari. Saat itu, untuk tanaman bonsai yang udah besar, penyiraman dapat dijalankan 1 kali satu hari yang dijalankan saat sore hari.

Sore hari jadi saat yang pas untuk menyirami tanaman bonsai sebab ketika itu tanaman udah merasakan kekeringan. Air yang diserahkan kepada alat tanaman serta tanaman akan segera diisap serta tersimpan oleh tanaman yang siap istirahat.

Air yang tersimpan oleh tanaman akan dialokasikan ke semua sisi tanaman pada keesokannya, ialah saat pagi hari, waktu tanaman udah fresh.

Tetapi, untuk Anda yang miliki pohon bonsai lebih satu serta memperkerjakan pegawai untuk menyirami tanaman, seharusnya melakukan penyiraman sekitar kedua kalinya satu hari. Perihal ini untuk berjaga-jaga takut ada pohon yang lewatkan pada proses penyiraman pertama yang dijalankan saat pagi hari.

Penyiraman seharusnya gunakan shower supaya air siraman yang perihal wadah tanam serta tanaman keluar dengan butiran lembut. Dengan demikian, air siraman tidak menghancurkan pohon bonsai.

Penyiraman bukan sekedar dijalankan pada pohon, namun juga mesti dijalankan pada wadah tanam. Wadah tanam yang dipakai seharusnya terdapat sifat porous serta miliki mekanisme drainase yang bagus supaya air siraman tak menggenang di permukaan wadah tanam serta air siraman semakin lebih ringan mengucur ke luar pot lewat lubang yang ada di bawah pot.
Air yang masuk ke dalam dalam wadah tanam akan diserap oleh akar. Sesudah itu, akar akan menyalurkan air itu ke semua sisi tanaman.